Thursday, August 31, 2017

Saat Ketetapan-Nya Berbeda Dengan yang Kita Inginkan

Dalam perjalanan hidupnya, manusia pasti pernah mengalami yang namanya kegagalan. Bagaimana rasanya gagal? Bagaimana rasanya ketika apa yang kita rencanakan ternyata tidak berjalan sesuai harapan? Ada rasa sedih, ada rasa tak rela sampai kadang kita merasa seolah dunia tidak pernah adil pada kita. Saat ketetapan-Nya ternyata jauh berbeda dengan yang kita inginkan, rasanya sulit untuk menerimanya. Tak mudah untuk menerima kenyataan yang ternyata jauh sekali dari doa dan harapan. Protes, tak terima, dan marah, semua emosi negatif itu akan berkecamuk dalam diri.
Image: Vemale.com
Semua Ada Waktunya
Sepertinya tidak ada yang bisa kita lakukan selain berusaha berprasangka baik? Pada awalnya mungkin memang sulit, tapi ya mau bagaimana lagi... 😑😑 kita harus yakin kalau segala sesuatu ada waktunya sendiri. Yakinlah bahwa setelah kesulitan, akan ada kemudahan, setelah ujian, muncul harapan. Mungkin saat ini harapan kita belum dikabulkan karena sebenarnya kita sedang dilindungi atau dicegah terjatuh pada keburukan. Ibarat anak sekolah mungkin ini ujian bagi kita untuk bisa "naik kelas" dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Semua Doa Pasti Dikabulkan
Doa, doa dan berdoa. Itulah yang bisa kita lakukan untuk mengadu akan segala sesuatu kepada Sang Pencipta. Saat dilanda kesukaran, kesulitan, dan lain sebagainya tentu kita akan berdoa dan memohon kepada Allah SWT agar segera diberi jalan keluar dan/atau kemudahan. 

"Barangsiapa dibukakan pintu doa untuknya, berarti telah dibukakan pula untuknya segala pintu rahmat. Dan tidak dimohonkan kepaia Allah, yang lebih disukai-Nya selain daripada dimohonkan 'afiyah. Doa itu memberi manfaat terhadap yang telah diturunkan dan yang belum diturunkan. Dan tak ada yang dapat menangkis ketetapan Tuhan, kecuali Doa. Sebab itu berdoa kamu sekalian." (HR. Al-Turmudzî).

Kalau dipikir-pikir sebenarnya setiap doa kita dikabulkan. Tentunya dengan berbagai macam cara. Ada yang dikabulkan dengan langsung diberikan apa yang diinginkan, ada yang dikabulkan dengan cara diganti dengan hal yang lebih baik, dan ada juga yang dikabulkan dengan cara ditunda nanti akan diwujudkan di waktu yang lebih sempurna lagi. Kuncinya memang sabar dan yakin. Terdengar mudah memang, tapi jelas semuanya itu butuh perjuangan besar untuk bisa benar-benar melakukannya.

Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah Amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. (QS. Al-A'raf : 55-56)

Selalu Ada Hikmah di Balik Setiap Kejadian
“Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Quran itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.” (QS. Yusuf; 111)

Setiap peristiwa yang dialami seseorang senantiasa mengandung hikmah yang diselipkan Allah swt. Tujuan Allah meletakkan hikmah itu, tidak lain agar manusia dapat menjadikannya sebagai pelajaran (ibrah), dan mengambil manfaat darinya untuk kemudian dijadikan dasar dalam menapaki kehidupan. Dalam cerita-cerita yang disampaikan Allah melalui al Quran, Allah senantiasa menekankan betapa pentingnya kecerdasan sebagai wasilah untuk memahami hikmah di balik peristiwa-peristiwa yang terjadi.

Namanya manusia, kita memang penuh dengan keterbatasan. Kadang sulit untuk menalar kenapa hidup kita diarahkan ke jalan yang sebenarnya tak pernah kita mau. Tak mudah untuk bisa mencari maksud sebenarnya kenapa ada hal-hal yang terjadi di luar rencana kita. Tapi yang jelas pasti ada alasan di balik setiap kejadian. Kita hanya perlu berusaha untuk tidak putus harapan.

Intinya, jangan sedih saat ketetapan-Nya tak sesuai rencana kita, sebab mungkin ada hal-hal lebih baik yang bisa kita peroleh dengan hidup kita yang sekarang ini. Seringkali kita tidak diberi apa yang kita inginkan, melainkan dianugerahi hal-hal yang sebenarnya paling kita butuhkan.

Tetap semangat, dan yakinlah bahwa segala sesuatu akan indah pada waktunya saat kita ikhlas menerima setiap ketetapan-Nya. Semoga bermanfaat...

Hati-hati, Penggunaan WiFi Bisa Menyebabkan Sakit Kepala.

Di era perkembangan teknologi seperti sekarang ini, membuat manusia sangat membutuhkan dengan yang namanya internet. Apa itu internet? Internet atau interconnection-networking adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking ("antarjaringan"). (wikipedia)

Kembali ke kebutuhan manusia akan internet. Manusia menggunakan internet tidak hanya untuk kepentingan seperti pekerjaan saja, akan tetapi internet saat ini telah menjelma sebagai penyedia informasi, hiburan, hingga untuk kebutuhan media sosial. Karena kebutuhan inilah, kini semakin banyak orang yang menggunakan WiFi di rumah-rumah. Apa itu Wifi? Telah dibahas sebelumnya, Wi-Fi atau Wireless Fidelity, merupakan teknologi yang memanfaatkan peralatan elektronik untuk bertukar data tanpa kabel melalui sebuah jaringan komputer, termasuk koneksi Internet berkecepatan tinggi. Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.
Image: indowarta.com

Dengan banyaknya penggunaan wifi ini kemudian muncul kekhawatiran dan banyak orang yang menyebutkan apabila penggunaan WiFi dapat berakibat atau menyebabkan sakit kepala. Apakah hal ini benar adanya?

Dari doktersehat.com, sinyal wireless inilah yang disebut-sebut bisa memapar tubuh kita dan menyebabkan sakit kepala. Pakar kesehatan dari The Federal Communication Commisions (FCC) pun melakukan penelitian untuk mencari tahu kebenaran akan anggapan ini. Para peneliti meminta sekelompok orang untuk dibagi menjadi dua kelompok. Salah satu kelompok diminta untuk mengunjungi warung kopi, kafe, atau tempat publik lainnya yang menyediakan sinyal WiFi. Sementara itu, kelompok lainnya diminta untuk berada di ruangan tertutup layaknya rumah atau apartemen. Para partisipan diminta untuk kerap melakukannya selama dua tahun.

Para partisipan dari kedua kelompok mengaku mengalami keluhan layaknya sakit kepala, migrain, hingga kelelahan. Hanya saja, mereka yang mengunjungi kafe atau ruang publik cenderung merasakan keluhannya lebih berat. Melihat adanya fakta ini, para pakar kesehatan pun menyimpulkan bahwa gelombang elektromagnetik dari WiFi ternyata bisa menyebabkan sakit kepala dan pusing-pusing. Bahkan, hal ini bisa menyebabkan keluhan lainnya layaknya kelelahan, fotofobia, hingga nyeri tulang.

Para peneliti menduga jika keluhan ini disebabkan oleh meningkatnya aktifitas neurotransmitter yang berperan dalam mengirim sinyal pada sel saraf tubuh karena paparan WiFi. Untungnya, keluhan ini ternyata tidak akan dirasakan semua orang. Hanya sebagian orang yang cenderung lebih sensitif dengan gelombang elektromagnetik atau penderita Electromagnetic Hypersensitivity (EHS) lah yang lebih mudah merasakannya. Hanya saja, melihat adanya resiko ini, ada baiknya kita tidak terlalu sering menggunakan WiFi dan mematikannya saja jika tidak digunakan.

Yuk, Bikin Sate Kambing yang Empuk dan Tidak Alot

Satai, atau orang umum lebih sering menyebutnya dengan sate merupakan makanan dari potongan daging (biasanya daging ayam, kambing, domba, sapi, kelinci, kuda, dan lain-lain.) yang di potong kecil-kecil kemudian ditusuk sedemikian rupa dengan tusukan lidi dari tulang daun kelapa atau bambu kemudian dipanggang menggunakan bara arang kayu. Makanan ini bisa disajikan dengan berbagai macam variasi bumbu sesuai selera atau variasi resep bumbu. 

Sate adalah hidangan yang sangat populer di Indonesia, walaupun sate diketahui berasal dari Jawa, namun makanan ini dan dapat ditemukan di mana saja di Indonesia dan telah dianggap sebagai salah satu masakan nasional. 

Dari wikipedia, Kata "sate" atau "satai" diduga berasal dari bahasa Tamil. Diduga sate diciptakan oleh pedagang makanan jalanan di Jawa sekitar awal abad ke-19, berdasarkan fakta bahwa sate mulai populer sekitar awal abad ke-19 bersamaan dengan semakin banyaknya pendatang dari Arab dan pendatang Muslim Tamil dan Gujarat dari India ke Indonesia. Hal ini pula yang menjadi alasan populernya penggunaan daging kambing dan domba sebagai bahan sate yang disukai oleh warga keturunan Arab. Dalam tradisi Muslim Indonesia, hari raya Idul Adha atau hari raya kurban adalah peristiwa istimewa. Pada hari raya kurban ini daging kurban berlimpah dan dibagikan kepada kaum dhuafa dan miskin. Kebanyakan merayakannya dengan bersama-sama memanggang sate daging kambing, domba, atau sapi.

Nah, saat hari raya Idul Adha ini salah satu daging yang akan berlimpah adalah daging kambing. Walaupun tidak sedikit orang yang tidak menyukai karakter dari daging kambing ini, kita semua tahu jika daging kambing ini super lezat untuk diolah menjadi berbagai masakan yang menggugah selerasalah satunya adalah dimasak menjadi sate. 

Mungkin pembaca juga salah satu penyuka sate kambing, dan sering juga membuat sate ini. Namun sayangnya banyak yang gagal karena dagingnya jadi sangat alot dan jadi tak nikmat saat disantap. Pernah mengalaminya??

Tidak perlu khawatir, kali ini kami akan mencoba hadirkan beberapa tips agar sate kambing jadi empuk dan tidak alot. Prosesnya dimulai saat daging belum dibakar. Jadi sebelum daging dibakar ada cara-cara mudah yang dapat kita coba agar nanti hasil akhirnya sate jadi empuk.


1. Gunakan Tepung Kanji
Tips pertama yang bisa dicoba adalah menggunakan tepung kanji. Jadi setelah daging kambing ditusuk-tusuk, lumuri dengan tepung kanji. Biarkan beberapa waktu setelah itu hilangkan tepungnya. Baru olah kambing dengan bumbu sate lalu dibakar.


2. Daun Pepaya
Kita bisa memanfaatkan daun pepaya untuk membuat daging sate menjadi empuk dan tidak alot. Caranya. sebelum dipotong-potong bungkus daging dengan daun pepaya selama kurang lebih 20 menit. Setelah itu cuci bersih dan olah jadi sate.

3. Air kelapa
Banyak sekali manfaat yang dapat kita peroleh dari pohon kelapa. Salah satunya adalah air kelapa untuk mengempukkan daging. Selain empuk, daging juga akan bebas bau prengus. Cukup rendam daging di air kelapa selama 15-30 menit daging akan menjadi empuk.

4. Buah Nanas
Buah nanas juga bermanfaat untuk mengempukkan daging kambing. Kupas buah ini dan parut halus. Setelah itu balurkan pada daging kambing sebentar saja. Ingat! Jangan terlalu lama melakukan perendaman karena jika terlalu lama daging justru akan hancur.

5. Menggunakan Kulit Pisang
Tips yang satu ini mungkin tidak banyak yang mengtahui. Kulit pisang yang selama ini selalu dibuang, boleh juga sekali-sekali coba digunakan untuk mengempukan daging. Dicuci bersih kulit pisang dan dipanggang bersamaan dengan daging. Cara ini ternyata bisa membuat daging empuk tanpa mengubah rasa asli dari daging. Referensi detail mengenai penggunaan kulit pisang bisa di searching di mesin pencari.

Dari kelima tips diatas, satu tips penting juga yang harus kita perhatikan saat membakar daging ini jangan sampai daging kambing terkena api langsung, ini akan membuatnya menjadi keras. Cukup lakukan pemanggangan sampai daging berubah warna saja.

Semoga bermanfaat...